Dampak Dan Resiko Dari Operasi Sesar

Dampak Dan Resiko Dari Operasi Sesar
Dampak Dan Resiko Dari Operasi Sesar. Operasi sesar merupakan suatu hal atau tindakan pembedahan untuk mengeluarkan bayi atau janin dari dalam rahim seorang ibu yang hamil, dengan cara mebuka dinding uterus dan dinding perut. Biasanya operasi sesar dilakukan karena beberapa faktor yang mengharuskan seorang ibu hamil harus melakukan operasi sesar. 

Operasi sesar banyak dilakukan para ibu hamil dijaman sekarang ini yang bagi mereka operasi tersebut tidak begitu menyakitkan daripada harus melahirkan secara normal. Namun disisi lain resiko dari operasi sesar juga sering sekali muncul setelah seorang ibu melahirkan dengan tindakan tersebut. Adapun beberapa faktor yang menyebabkan seorang ibu hamil diharuskan melakukan operasi sesar.

Faktor Melakukan Operasi Sesar

  1. Ukuran bayi yang terlalu besar dengan berat lebih dari 4kg merupan salah satu faktor yang diharuskan untuk melakukan operasi sesar.
      
  2. Panggul yang sempit juga merupakan faktor yang mengakibatkan seorang ibu hamil harus melahirkan secara sesar.
      
  3. Letak atau Posisi janin yang tidak normal mengharuskan para ibu hamil untuk melakukan operasi sesar, karena akan sulit sekali untuk melakukan persalinan secara normal apabila ada kelainan letak posisi janin yang akan mengakibatkan bahaya bagi ibu maupun bayinya.
      
  4. Kelainan letak/posisi plasenta yang menutupi jalan lahir akan mengakibatkan terjadinya pendarahan, sehingga harus melakukan operasi sesar.
      
  5. Pecahnya air ketuban dan mengering juga faktor yang mengharuskan operasi sesar.
      
  6. Usia ibu yang akan menjalani persalinan juga salah satu faktor yang menyebabkan dilakukannya operasi sesar.
       
  7. Kontraksi yang terlalu lemah juga merupakan faktor penyebab operasi sesar.
Beberapa faktor diatas merupakan sebagian besar penyebab harus diadakannya tindakan operasi sesar. Sebenarnya jika ditangani oleh seorang yang profesional dibidang pembedahan sesar, resiko  dari operasi sesar dapat dihindari. Dan para ibu yang sudah melakukan operasi sesarpun juga berperan besar dalam upaya menghindari resiko dari operasi sesar. Namun disini saya tidak akan membahas bagaimana cara menghindari resiko dari operasi sesar,melainkan dalam pembahasan kali ini akan memberitahukan pengetahuan tentang apa saja resiko dari operasi sesar tersebut.

Dampak resiko dari operasi sesar

Berikut ini merupakan beberapa dampak dan resiko dari operasi sesar yang diambil dari beberapa sumber dan dirangkum secara singkat,jelas,dan mudah dipahami.Adapun resiko dari operasi sesar adalah sebagai berikut :
  1. Pendarahan
    Dalam hal persalinan pastilah terjadi yang namanya pendarahan,baik itu persalinan secara normal maupun sesar,namun persalinan sesar memberikan resiko lebih besar terjadinya pendarahan yang parah daripada persalinan secara normal.
       
  2. Kematian saat persalinan
    Resiko akan kematian dalam persalinan sesar lebih besar daripada persalinan normal.
      
  3. Infeksi jahitan
    Persalinan sesar yang memberikan bekas jahitan pembedahan juga akan memberikan resiko infeksi pada bekas jahitan tersebut.
      
  4. Cidera pada bagian tubuh dalam
    Persalinan sesar juga akan berisiko mengakibatkan terlukanya bagian tubuh dalam kita yang berada disekitar rahim,seperti halnya usus,pembuluh darah,kandung kemih,dan bahkan rahim ibu hamil itu sendiri juga tidak luput dari goresan atau sayatan dari peralatan yang digunakna untuk pembedahan.
      
  5. Masuknya air ketuban ke pembuluh darah
    Apabila operasi sesar dilakukan tetapi kantung ketuban belum pecah maka akan berpotensi masuknya air ketuban ke pembuluh darah kita.
      
  6. Pembatasan kehamilan
    Dibatasinya kehamilan seorang ibu pasca mengalami operasi sesar juga merupakan salah satu resiko dari operasi sesar.
      
  7. Gangguan psikologis
    Operasi sesar juga akan memberikan dampak negatif pada psikis seorang ibu pasca operasi sesar.
      
  8. Rangsangan ASI untuk bayi
    Biasanya jika ibu melahirkan dengan normal maka setelah bayinya keluar dan dibersihkan dari darah serta ketuban maka setelah itu bayi akan langsung diberikan kepada sang ibu untuk mendapatkan pelukan pertama dan untuk merangsang bayi agar bisa merasakan dan mencari ASI.Apabila dilakukan persalinan sesar maka bayi harus menunggu sampai ibunya sadar dari efek obat bius yang diberikan saat operasi sesar.
Hal yang disebutkan diatas merupakan sebuah rangkuman singkat yang didapat dari beberapa sumber termasuk dari pemikiran saya sendiri.Suatu hal yang membahagiakan jika melahirkan secara normal,karena suami atau orang yang disayangi akan berada diruang persalinan untuk mendukung seorang ibu yang akan melahirkan agar kontraksi yang dilakukan bisa mendorong bayi hingga lahir dengan normal.

Jika kita bisa dan sangat berpotensi untuk melakukan persalinan secara normal,maka kita tidak perlu melakukan pembedahan karena resiko dari operasi sesar sangatlah lebih besar daripada persalinan normal. Baca juga Cara menghilangkan batuk.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »